Namun, selain Sajadah Panjang, masih ada beberapa puisi hebat karya Taufik Ismail, 5 di antaranya berikut ini. 1. Kembalikan Indonesia Padaku (Paris, 1971) Kembalikan Indonesia padaku. 2. Malu (Aku) Jadi Orang Indonesia (1998) Malu aku jadi orang Indonesia. menyelam di tumpukan jerami selepas menuai padi. Malu aku jadi orang Indonesia.
Berikut lima puisi karya Taufiq Ismail: Dengan Puisi, Aku Dilansir dari buku Pembelajaran Puisi, Apresiasi dari Dalam Kelas (2020) oleh Supriyanto, salah satu puisi Taufiq Ismail yang populer adalah "Dengan Puisi, Aku". Dengan puisi, aku bernyanyi Sampai senja umurku nanti Dengan puisi, aku ercinta Berbatas cakrawala Dengan puisi, aku mengenang
Ia membacakan puisi berjudul Sebuah Jaket Berlumur Darah karya Taufik Ismail. Sengaja ia memilih puisi tersebut, karena puisi ini memiliki makna yang dalam. Relevan dengan isu yang hangat saat ini, yaitu isu kemanusiaan di Palestina. Puisi ini menceritakan tentang perjuangan seorang pahlawan.
Sastra angkatan 1966, bentuk: puisi. Karya: Taufiq Ismail. Ini adalah salah satu puisi perjuangan demi cinta tanah air dan bangsa. Dari buku: Tirani dan Benteng. Waktu penulisan: tahun 1966. —. "Ibu telah merelakan kalian. Untuk berangkat demonstrasi. Karena kalian pergi menyempurnakan.
.
puisi tentang ibu karya taufik ismail